Sabtu, 27 Agustus 2016

Perkembangan Terbaru Riasan Pengantin Wanita Semakin Glamour

Ketika momen pernikahan, para pengantin wanita pasti ingin terlihat lebih rupawan berasal umumnya. Bukan cuma itu, mereka pun jua ingin terlihat menjadi perempuan   paling mengagumkan. Tidak heran Jika akhirnya pengantin perempuan   lebih menentukan buat berdandan glamor.

"Riasan di Indonesia memang jadi hal sangat krusial, paling tidak, mesti muncul kesan manglingi [membuat pangling]. Jadinya riasan akan lebih teliti dan  lebih dekoratif," kata make-up artist Adi Adrian ketika berbincang menggunakan CNNIndonesia.Com, beberapa waktu kemudian.

Hanya saja untuknya, riasan dekoratif ini seharusnya tidak jadi perhatian utama. Adi ternyata punya pemikiran tidak sama. Memang, riasan pengantin merupakan hal yg penting. Tetapi terdapat yang lebih penting, yaitu kesehatan kulit paras.

"jika aku , yg pertama kali aku  lihat dari klien itu ialah kulitnya. Buat make-up pengantin, medianya sendiri yaitu kulit, wajib  cantik. Jika kulit sudah mengagumkan, make-up sedikit sudah terlihat indah," lanjutnya.

Ketika dia menemukan oleh calon mempelai tidak memiliki kulit yg 'layak' untuk dirias, Adi lebih memilih buat meminta mereka perawatan terlebih dulu, terutama Jika mempunyai problem kulit yg parah mirip jerawat.

Pada merias pengantin, Adi mengakui beliau lebih senang merias dengan riasan kesan alami namun tetap glamor. Ia percaya bahwa meski berias mewah, namun identitas empunya paras harus permanen terlihat.

"bila pernikahan di Indonesia itu riasannya sudah ala bintang. Karena pada dasarnya, baju pernikahan di Indonesia itu telah bling-bling. Jikalau riasannya soft, jadi tidak rupawan," kata Adi.

"Apalagi jikalau gunakan istiadat, harus bold. Kecuali ala internasional, akan lebih alami, flawless, serta hanya bermain menggunakan riasan mata," lanjutnya.

Berdasarkan Adi, masyarakat Indonesia saat ini sudah mulai menginginkan riasan pengantin yang lebih terlihat alami karena ingin permanen dikenal oleh para tamu. Tren ini mulai berubah dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, riasan pengantin masih tergolong tebal serta terlalu banyak bermain teknik shading serta contour berlebihan.

Akibat tren riasan tebal beberapa tahun lalu, sejumlah klien Adi justru bercerita paras mereka tidak dapat dikenali oleh anaknya, beberapa tahun lalu.

"aku  selalu bilang ke klien aku , jikalau riasan terlalu tebal itu saat didekati tamu justru bikin ketakutan karena mirip topeng. Serta masih banyak seperti itu pada wilayah pada Indonesia, sebagai akibatnya butuh edukasi bahwa yang krusial adalah kulit paras sehat."

buat menerima kulit yang sehat waktu akan menikah, Adi menyarankan para calon mempelai buat rajin merawat kulit. Perawatan paling minim yg perlu dilakukan ialah rutin membersihkan wajah dengan sabun, dan  melengkapinya dengan toner, krim siang dan  malam, dan  losion tabir mentari  Jika berhadapan dengan sinar surya.

"Make-up itu investasi. Jikalau merawat kulit sudah cantik berasal muda, waktu tua akan permanen cantik. Kalau masih belia telah malas merawat kulit, belum tua kulitnya sudah buruk , mau seganteng atau secantik apa pun dia," istilah Adi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar